Port Arthur

Sekitar 60 km dari Hobart, ibukota Tasmania, terdapat sebuah kota kecil bernama Port Arthur. Port Arthur adalah salah satu wilayah di Australia dengan peninggalan sejarah yang sangat kuat. Dengan luas area sekitar 40 hektar, kota kecil ini memiliki lebih dari 30 bangunan bersejarah, termasuk sebuah penjara yang berfungsi pada tahun 1830 hingga 1877.

Nama Port Arthur diambil dari nama seorang gubernur yang pernah menjabat di sana, George Arthur. Sejarah mencatat bahwa di Port Arthur dibangun sebuah model sistem rumah tahanan yang menyekap para kriminal kelas kakap dari Inggris dan Irlandia, di mana tempat ini berada di wilayah yang sulit dicapai maupun ditinggalkan, mirip penjara Alcatraz di Amerika Serikat.

Di Port Arthur, para wisatawan juga dapat menyambangi Point Puer, tempat para bocah lelaki asal Inggris dilatih berdagang; The Isle of the Dead, di mana terdapat makam kuno dari abad ke-18; sebuah museum yang memamerkan benda-benda hasil karya para terpidana semasa hidup mereka, dan banyak lagi.

Port Arthur telah masuk dalam daftar situs warisan dunia UNESCO pada 2010, dan setiap tahunnya dikunjungi sekitar 250.000 wisatawan manca negara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s