Terusan Suez

Terusan Suez, terusan ini sudah terkenal dari dulu. Terusan ini berada di wilayah kedaulatan negara Mesir. Terusan ini berada di sebelah barat Semenanjung Sinai. Terusan ini merupakan terusan kapal sepanjang 163 kilometer yang menghubungkan Pelabuhan Said di Laut Tengah dengan Suez di Laut Merah.  Terusan Suez resmi dibuka 17 November 1869, didanai oleh pemerintah Prancis dan Mesir, dibangun atas prakarsa insinyur dari Prancis yang bernama Ferdinand Vicomte de Lesseps.  Terusan ini terdiri dari dua bagian, utara dan selatan Danau Great Bitter, menghubungkan Laut Tengah ke Teluk Suez.
Terusan ini banyak berjasa terhadap aktivitas pelayaran dan perdagangan dunia bahkan aktivitas perang dulu hingga sekarang. Terusan ini sangat membantu, karena mampu memotong  jarak antar benua. Dahulu pelayar-pelayar Eropa yang ingin menuju Asia dan Australia harus memutari benua Afrika, namun setelah adanya terusan ini menjadi lebih mudah dan cepat serta mengurangi resiko pelayaran.
Kini Terusan Suez kembali memberikan pengaruhnya terhadap perekenomian dunia terutama pada kenaikan harga minyak dunia. Dikala situasi politik Mesir yang sedang panas. Gencarnya demonstrasi rakyat Mesir yang menuntut mundurnya rezim Hosni Mubarak yang telah memerintah selama 30 tahun. Situasi politik yang bergejolak di Mesir sangat berpengaruh bagi lalu lintas perdagangan kapal-kapal yang melewati Terusan Suez. Karena Mesir lah yang memegang kendali atas lalu lintas kapal-kapal yang melalui Terusan Suez. Kapal-kapal tangker yang mengangkut minyak dan gas pun terganggu akibat krisis ini. Harga minyak mentah dunia saat ini sempat menyentuh angka US$ 100 per barel karena situasi ini, bahkan bisa lebih tinggi lagi mengingat sampai kapan krisis pemerintahan di Mesir berakhir.

Bagi negara-negara sedang berkembang kenaikan minyak dunia ini berdampak pada perekonomian. Seperti Indonesia, Indonesia yang juga merupakan negara penghasil minyak bahkan sekaligus negara pengimpor minyak  terkena dampaknya, dibuktikan harga bahan bakan non subsidi seperti Pertamax dan Pertamax Plus naik harganya. Harga Minyak dunia yang melambung ini juga akan membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bila berlangsung lama, untuk bahan bakar minyak yang bersubsidi yakni premium. Belum lagi harga komoditi yang naik akibat tersendatnya lalu lintas pelayaran barang yang melewati Terusan Suez. Semoga krisis Mesir di awal tahun 2011 ini lekas usai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s