Kings Cross

Australia tergolong sebagai negara yang memiliki kemajuan besat dalam bidang pembangunan yang membuatnya bisa digolongkan menjadi salah satu negara maju. Selain pembangunan, segi perekonomian negara ini juga semakin menunjukkan peningkatan.

Perekonomiannya yang menguat salah satunya mungkin ditandai dengan lebih tingginya nilai mata uang Australia dibandingkan Amerika semakin membuat negri kangguru ini tak bisa diremehkan di dunia internasional.

Sebagai negara termaju dna termodern di Southern Hemisphere, Australia memang tampil menonjol dan menjadi perhatian dunia. Salah satu bukti yang menyatakan bahwa Negara ini populer di dunia internasional adalah melalui sisi kepariwisataannya yang semakin hari semakin banyak menyedot animo dari wisatawan internasional.

Biasanya wisatawan yang datang awalnya memiliki tujuan ingin mengetahui kehidupan di benua terkecil di dunia ini, serta menikmati kekayaan alamnya terutama faunanya yang sangat khas. Untuk jumlah wisatawan internasional yang datang ke Australia semakin menunjukkan pningkatan setiap tahunnya.

Asal dari wisatawan tersebut memang banyakan yang dari Negara-negara di Asia seperti Cina, Korea, Malaysia dan tentunya Indonesia, sebagai Negara Asia yang merupakan tetangga terdekat.

Sebagai Negara barat yang terletak paling selatan di dunia, Australia tergolong sebagai Negara yang multikultural karena populasi masyarakat aslinya kalah bila dibandingkan dengan jumlah pendatang.

Salah satu kota yang selalu dicintai para pendatang dan wisatawan ketika datang ke Australia adalah kota Sydney. Pola kehidupan kotanya yang begitu harmoni antara pembangunan dengan alam, di mana kota ini dibelah oleh sungai Parramatta yang mengarah ke Sydney Harbour, membuat Sydney memang lebih unggul dibandingkan kota lainnya di Australia.

Apalagi untuk masalah kepariwisataannya yang awalnya memang mengandalkan keberadaan Opera House sebagai landmark unggulannya, namun semakin hari Sydney semakin memiliki alternatif tempat tujuan wisata lain yang menambah kemenarikan kota ini.

Walau terkesan sebagai kota dengan biaya hidup yang tinggi, Sydney juga punya kawasan yang diminati kaum backpacker karena biaya hidup di sana untuk penginapan dan makan jauh lebih murah daripada di titik-titik utama lainnya di Sydney.

Mungkin bila diibaratkan dengan tempat yang ada di Indonesia, daerah ini sudah seperti Legian (kuta) yang ada di Bali. Tempat ini bernama kawasan Kings Cross yang merupakan pusat dari turis asing yang kebanyakan adalah backpacker.

Kings Cross sendiri tidak terletak jauh dari pusat kota Sydney yang juga menjadi pusatnya kepariwisataan Sydney, yakni hanya berjarak sekitar 2 km saja dari Sydney CBD. Kings Cross adalah kawasan favorit bagi wisatawan berbudget terbatas atau kerap disebut sebagai kaum backpacker karena tersedia segala pilihan penginapan dan restoran dengan harga yang lebih murah.

Untuk menuju sini, Anda bisa menggunakan kereta (Cityrail) ambil jurusan Eastern Suburbs Line dan turun di Kings Cross Station lalu tinggal melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki di sekitar kawasan. Anda juga bisa menggunakan bis yang biasanya beroperasi banyak dari CBd ataupun Circular Quay.

Sejarah dari kawasan Kings Cross memang merupakan wilayah yang rawan bahkan dari awal ditempatinya, dimana para penghuninya adalah para kriminalis di Australia. Saat ini Kings Cross yang juga dikenal dengan sebutan Dark Heart Sydney karena di sini semakin malam semakin liar suasananya.

Dengan jejeran klub-klub malam, disleingi penginapan, restoran, tattoo artist, dan berbagai hiburan malam yang ditujukan untuk kaum dewasa menghiasi kawasan Kings Cross ini. Dengan biaya yang lebih murah, Anda bisa menikmati segala hiburan tersebut tentunya membuat Kings Cross menjadi pilihan bagi wisatawan atau warga yang punya budget terbatas.

Bisa dibayangkan bahwa kawasan ini semakin malam akan semakin hidup, bahkan bila di siang hari walau berbagai hiburan malam tidak buka namun masih bisa Anda nikmati suasana dan juga beberapa titik favorit di kawasan ini.

Salah satu yang populer bisa Anda nikmati adalah keberadaan air mancur indah bernama El Alamein Fountain yang berbentuk bunga dandelion sebagai simbol masa perang dunia II. Bila malam hari lampu akan menghiasi air mancur yang membuatanya tampak indah. Selain itu di sini juga terdapat Coca cola Giant Sign yang menjadi trademark dari Kings Cross ini.

Kedua tempat ini adalah yang wajib Anda kunjungi dan abadikan foto di kawasan ini. Untuk kaum wanita atau bagi wisatawan yang sendirian memang tidak disarankan ke kawasan Kings cross yang dipenuhi berbagai tempat hiburan pada malam hari karena resikonya meang terlalu tinggi untuk dihadapi.

Bila Anda takut akan resiko yang dihadapi bila jalan ke Kings Cross pada malam hari, maka pagi atau siang hari juga waktu yang paling tepat sambil sekedar menikmati restoran atau kafe-kafe yang buka.

Walaupun terdengar cukup menantang, namun kawasan Kings Cross tetap memiliki daya tariknya tersendiri dalam menggambarkan sisi kehidupan malam menengah ke bawah ala kota Sydney. Bertambahnya jumlah wisatawan yang datang ke Sydney semakin hari semakin juga membuat kawasan ini makin hidup karena trend backpacker yang mendunia.

Namun tetap tak ada salahnya mengunjungi kawasan ini bila Anda tidak berani menginap di sini, pada saat tempat-tempat tersebut masih tutup dan Anda akan menemukan perbedaan sisi siang dan malam dari kawasan Kings Cross ini. Selamat berkunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s