Korea Selatan

Untuk para pecinta drama Korea, Korea Selatan jadi tempat liburan wisata impian. Berikut beberapa tempat yang wajib dikunjungi jika Anda ingin melihat langsung lokasi syuting serial drama favorit Anda dan tempat belanja, serta tempat bersejarah di Korea Selatan.

1. Nami Island

Penggemar Winter Sonata, wajib datang ke Nami Island. Pulau ini berada di kawasan Chuncheon, Gangwon-do. Jika tak mau susah untuk mencapai pulau ini ada tur bus yang berangkat dari Insadong, Seoul, pada pukul 09.30 dan kembali pukul 16.00. Harga tiket busnya PP 15 ribu Won atau sekitar Rp 120 ribu.Untuk masuk ke pulau ini, pengunjung harus membayar tiket seharga 10 ribu Won. Namun untuk turis asing mendapat diskon menjadi 8 ribu Won atau sekitar Rp 64 ribu.

Di pulau ini, Anda bisa melihat langsung di mana saja Choi Ji-woo dan Bae Yong Joon, dua pemeran utama Winter Sonata, saling memadu kasih. Misalnya saja hutan tempat mereka berjalan-jalan. Pemandangan di tempat ini memang sungguh romantis.

2. GyeongGi-Do

Daejanggeum Theme Park berada di wilayah GyeongGi-Do dan merupakan theme park pertama yang dibangun untuk sebuah serial drama. Penggemar setia serial Jewel in the Palace wajib datang ke tempat ini.

Di kawasan wisata ini, pengunjung bisa berfoto di berbagai lokasi syuting Jewel in The Palace, mencicipi makanan ala kerajaan dan melihat properti-properti syuting. Pengunjung pun bisa berfoto dengan atribut kerajaan.

Harga tiket masuk tempat ini adalah 5 ribu Won (dewasa). Untuk mencapai Daejanggeum Theme Park, Anda bisa naik subway line satu dari stasiun Yangju dan turun di MBC Yangjoo Culture Valley.

3. Lotte World

Penggemar serial Meteor Garden-nya Korea yaitu ‘Boys Before Flowers’ (BBF). Kompleks belanja dan wisata terbesar di Seoul ini merupakan salah satu lokasi syuting serial yang dibintangi Lee Min Ho itu.

Syuting BBF tempatnya berlangsung di Lotte Hotel World. Di sana merupakan lokasi syuting ketika Ji-Hoo (Kim Hyun-Joong) mengadakan pesta selamat datang untuk kekasihnya, Min Seo-hyeon.

Selain bisa melihat lokasi syuting serial favorit Anda, di tempat ini Anda pun bisa berbelanja. Ada juga pusat hiburan ala Disneyland di sini. Tempat ice skating yang ada di Lotte World ini juga merupakan salah satu lokasi syuting serial ‘Stairway to Heaven’. Untuk mencapai Lotte World, Anda bisa menggunakan subway line dua dan turun di stasiun Jamsil.

4. N Seoul Tower

N Seoul Tower terletak di puncak Gunung Namsan, Seoul. Ada dua serial terkenal yang lokasi syutingnya di sini yaitu Boys Before Flowers dan Princess Hours. Di menara yang dibangun sejak 1969 itu, pengunjung bisa melihat lokasi syuting saat Gu Jun-pyo (Lee Min Ho) menunggu Jan-di. Saat itu Jun-pyo berkencan dengan Jan-di namun akhirnya terjebak di gondola dalam perjalanan menuju N Seoul Tower.

Sedangkan untuk Princess Hours, di sinilah ada Teddy Bear Museum. Museum tersebut merupakan lokasi syuting adegan Chae-gyeong jalan-jalan bersama nenek sang calon raja Lee Shin.

Jika ingin mengunjungi Teddy Bear Museum saja, Anda harus membayar tiket 8 ribu Won. Namun jika mau masuk ke N Seoul Tower, tiketnya menjadi 14 ribu Won. Untuk menuju ke tempat ini ada beberapa cara, pertama dengan menggunakan Seoul City Tour Bus yang berkeliling setiap 30 menit. Kedua dengan naik sub way dari line tiga atau empat dan turun di stasiun Chungmuro. Lalu Anda keluar melalui no. 2 dan naiklah Namsan Shuttle Bus yang ada di depan Daehan cinema.

Anda juga bisa naik cable car untuk menuju N Seoul Tower. Untuk naik cable car, Anda bisa naik subway line empat dan turun di Myeongdong exit 3. Lalu jalan hingga Hotel Pacific selama kurang lebih 10 menit untuk sampai ke stasiun cable car.

5. Myeongdong

Myeongdong merupakan lokasi favorit turis yang ke Seoul. Di tempat ini ada banyak tempat belanja mulai dari brand lokal hingga brand internasional seperti H&M, GAP dan Uniqlo. Outlet kosmetik Korea yang terkenal seperti Etude dan Face Shop juga tersebar di sini. Berbagai restoran fast food internasional seperti McDonald dan KFC bisa ditemukan di Myeongdong.

Di Myeongdong pun Anda bisa melihat lokasi syuting dua serial drama yaitu Princess Hours dan Boys Before Flowers. Untuk Princess Hours, di sinilah Lee Shin dan Chae-gyeong berciuman. Sedangkan Boys Before Flowers, ada restoran yang menjadi lokasi syuting di sini yaitu The Farmer’s Table. Myeongdong dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru dan turun di Stasiun Myengdong.

7. Dongdaemun Shopping Complex

Tempat kedua ini sudah terkenal ke seluruh antero Asia sebagai pusat grosir barang Korea. Dapat dicapai dengan subway line 4 warna biru turun di stasiun Dongdaemun. Ini adalah komples besar dengan lebih dari 30.000 toko dan hebatnya semua buka hampir 24 Jam. Tak perlu takut karena kita bisa bali satuan tidak perlu grosiran.

8. Namdaemun Market

Sebagai pasar terbesar dan tertua di Seoul, Namdaemun adalah perpaduan dari pasar tradisional dan modern yang sangat kental. Pedagang kaki lima di jalan menjual barang-barang khas Korea sementara di kanan-kiri banyak penjual barang modern. Yang dijual sangat beragam mulai dari barang fashion, peralatan rumah tangga sampai aksesori.

Namdaemun ini lokasinya dekat dengan Myeongdong, jadi untuk ke sana Anda bisa menggunakan subway biru line 4 atau subway hijau line 2 stasiun Euljiro 1ga.

9. Insadong

Di sinilah tempat mencari pernak-pernik kerajinan Korea, mulai dari Hanbok (baju khas Korea) sampai Hanji (tulisan tradisional Korea). Di pasar Insadong juga ada keramik, teh hijau khas Korea dan berbagai macam produk khas lainnya.

Nafas tradisional sangat terasa di sepanjang jalan kurang lebih 700 meter ini. Perpaduan antara kafe dan toko di tempat ini sedikit mengingatkan kita pada jalan Seminyak di Bali. Untuk ke sini tinggal naik subway line 3 warna orange dan turun di stasiun Anguk.

10.Changdeokgung

Istana Changdeok adalah istana Dinasti Joseon di Seoul. Changdeokgung bermakna “Istana Kebajikan Gemilang.Sampai kini, komplek ini dikagumi karena mewarisi elemen-elemen arsitektur Zaman Tiga Kerajaan yang harmonis dengan alam. Metode seperti ini tidak ditemui dalam pembangunan Istana Gyeongbok. Bersama Benteng Hwaseong, Istana Changdeok dilestarikan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO pada tahun 1997.

11. Museum Kimchi
Museum Kimchi atau Kimchi Field Museum (풀무원 김치박물관; Pulmuwon Gimchi Bangmulgwan) adalah sebuah museum yang terletak di Seoul, Korea Selatan. Museum ini khusus dibangun sebagai pusat pengetahuan mengenai kimchi, salah satu jenis makanan korea yang terpenting. Karena kepopuleran kimchi sebagai makanan yang sehat, museum ini menarik sebanyak 100.000 pengunjung per tahunnya. Yang ditampilkan di sini adalah koleksi tentang sejarah dan variasi-variasi kimchi dan nilai gizi yang dikandungnya. Selain itu, pihak museum juga mengumpulkan berbagai data dan statistik, mengadakan penelitian mengenai kimchi.

[Image: 1032329_image2_1.jpg?w=500&h=333]
Pintu masuk Museum Kimchi
[Image: seoul-kimchi-museum.jpg?w=420&h=292]
12. Jeju Island
Pulau Jeju (Jeju-do) adalah pulau terbesar di Korea dan terletak di sebelah selatan Semenanjung Korea. Pulau Jeju adalah satu-satunya provinsi berotonomi khusus Korea Selatan.
Terletak di Selat Korea, sebelah barat daya Provinsi Jeolla Selatan, yang dahulunya merupakan satu provinsi sebelum terbagi pada tahun 1946. Ibukota Jeju adalah Kota Jeju (Jeju-si).
Topografi Pulau Jeju terbentuk sekitar 2 juta tahun lalu oleh aktivitas vulkanis. Di tengah-tengah pulau muncul Hallasan (Gunung Halla), gunung tertinggi di seluruh Korea (1.950 m). Pulau ini bercuaca hangat sepanjang tahun dan pada musim dingin jarang turun salju, sehingga tanaman-tanaman yang tumbuh di daerah subtropis bisa bertahan hidup.
Pulau Jeju dijuluki Samdado, “Pulau yang Berlimpah dengan Tiga Hal” yaitu, bebatuan, wanita, dan angin. Karena memiliki keindahan alam dan kebudayaan yang unik, Pulau Jeju adalah salah satu objek wisata paling terkenal di Korea. Dalam catatan sejarah, Jeju disebut dalam berbagai nama, mulai dari Doi, Dongyeongju, Juho, Tammora, Seomna, Tangna atau Tamra.
Kota pelabuhan terdekat Jeju dengan daratan utama Korea adalah Mokpo, propinsi Jeolla Selatan. Panjang garis pantai 253 km, luas keseluruhan 1.825 km². Suhu di Jeju dapat bervariasi, mulai dari tropis sampai subtriopis. Suhu rata-rata per tahunnya adalah 14,6° C dan 4,7° di musim dingin. Keanekaragaman flora yang tumbuh di Jeju sangat berbeda dengan yang ada di Semenanjung Korea. Karena iklimnya yang baik, pulau ini ditumbuhi lebih dari 1.700 jenis tanaman, sehingga Jeju dijuluki sebagai “Pulau Botani” karena kekayaan floranya.
Selama berabad-abad, penduduk Pulau Jeju dijuluki sebagai yukgoyeok (“enam jenis pekerja keras”) yang merujuk kepada warga yang mengerjakan berbagai pekerjaan sulit dan berat untuk hidup, seperti mencari abalon dan kerang dengan cara menyelam ke dasar laut, membangun pelabuhan, beternak, membuat kapal dan bertani. Seringkali mereka diperas demi membayar upeti kepada penguasa di ibukota. Bencana alam seperti kekeringan dan angin topan juga sering mengakibatkan gagal panen dan kelaparan yang memakan banyak korban jiwa.
Peristiwa paling kelam dalam sejarah rakyat Jeju adalah insiden berdarah pada periode pembentukan Republik Korea pada tahun 1948 sampai periode Perang Korea (1950-1953) dimana banyak warganya dibantai karena dianggap sebagai sarang pemberontak atau pengikut komunis. Karena mengalami kehidupan yang keras oleh tekanan penguasa, warga Jeju dikenal sebagai orang-orang yang tabah dan mampu bertahan dalam situasi yang sulit. Rakyat Jeju menyatakan tentang kehidupan mereka dengan ungkapan:
Kebahagiaan itu kecil seperti butir pasir, sementara kesedihan itu sebesar batu karang
[Image: 360_korea_b_0181.jpg?w=360&h=363]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s