Sydney Harbour Bridge

Sebagai Negara barat yang terletak di belahan bumi paling selatan, Australia juga populer disebut sebagai Amerika-nya kawasan Asia Pasifik karena kemajuan yang terjadi di negara tersebut. Walau berukuran lebih kecil, namun sebutan tersebut cukup beralasan karena di beberapa kota nya, pembangunan yang terjadi bisa menyamai apa yang juga terjadi di Amerika seperti daerah New York.

Penyebaran kota dengan berbeda tiap sistem kepusatan yang ada di Australia juga hampir menyerupai Amerika, di mana wilayah pemerintahan berpusat di kota Canberra sedangkan kegiatan bisnis atau kota metropolitannya lebih berpusat di Sydney ataupun Melbourne karena lebih pesat kemajuannya di bidang pembangunan.

Kedua kota paling modern di Australia tersebut juga menjadi destinasi favorit bagi wisatawan luar negri sampai populer hingga ke seluruh penjuru dunia, seperti nama Sydney rasanya sudah tidak asing lagi dengan kemenarikan dari landmark andalannya yaitu Opera House.

Sisi modern kota Sydney merupakan salah satu daya tarik lainnya yang menjadikan kota ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi siapapun yang datang ke Australia. Bahkan memang banyak yang mensejajarkan sisi modern dan urban kota Sydney dengan Los Angeles di Amerika.

Sydney memang merupakan daerah pusat bisnis yang urban dengan berjejerannya gedung-gedung pencakar langit serta bangunan-bangunan unik lainnya yang juga diseimbangi dengan membelahnya sungai Parramatta yang merupakan jalur hulu-hilir menuju laut di sekitar Sydney Harbour dan sekitarnya.

Di kawasan sekitar Sydney Harbour memang dikenal banyak sekali jadi pusatnya wisatawan mulai dari keberadaan Circular Quay yang tak begitu jauh dari sana sampai di jembatan-jembatan penghubung juga kerap menjadi tongkrongan asik bagi wisatawan, khususnya wisatawan asing yang suka sekali dengan landmark-landmark populer sebuah kota.

Kota Sydney yang dibelah oleh sungai Parramatta yang airnya cenderung sama dengan laut memang merupakan dayatarik tersendiri terlebih pada jembatan penghubung antara dua bagian yang didesain khusus sehingga menarik juga untuk dikunjungi sebagai destinasi wisata di kota Sydney.

Salah satu yang plaing populer adalah Sydney Harbour Bridge yang kerap didatangi wisatawan untuk menikmati pemandangan dari atas jembatan dan juga pemandangan di sekitar jembatannya juga.

Sydney Harbour Bridge memang merupakan jembatan biasa yang masih difungsikan layaknya jembatan lain. namun yang unik dari jembatan ini adalah bentuk dan juga sejarah di belakangnya yang membuat tempat ini juga menjadi destinasi favorit bagi wisatawan yang datang ke Sydney.

Untuk menuju jembatan ini Anda memiliki beberapa pilihan transportasi umum, seperti kereta atau bus dan juga jalan kaki tentunya. Bila Anda menggunakan kereta, Anda bisa naik dari Central Station ambil jurusan North Shore and Western train atau Northern Line juga bisa dan setelah 15 menit naik, Anda turun di Stasiun Milson Point kemudian keluar ke arah Enis Road atau Broughton Street dan melanjutkan jalan kaki menuju arah Luna Park yang letaknya bersebelahan dengan Sydney Harbour Bridge.

Kemudian sebelum Anda tiba di Luna Park akan terdapat tangga naik menuju Sydney Harbour Bridge. Di atas jembatan terdapat beberapa jalur yaitu sekitar 8 jalur untuk mobil, 2 jalur kereta dan 2 jalur khusus untuk pejalan kaki serta jalur sepeda, tak heran bila jembatan ini sering dikatakan sebagai jembatan tersibuk di Sydney.

Jalur mobil sendiri terletak di tengah, Jalur khusus pejalan kaki yang ada di sebelah timur jembatan dan jalur untuk sepeda serta kereta ada di sisi sebelah baratnya.

Sydney Harbour Bridge sendiri punya nama julukan yaitu “The Coathanger” yang disebabkan karena bentuk lengkungnya yang mirip hanger gantungan baju. Dari sejarahnya ternyata waktu yang dibutuhkan untuk membangun jembatan ini sekitar 6 tahun dan membutuhkan sekitar 53 ribu ton baja yang sebagian besar merupakan imporan dari Inggris.

Ternyata Sydney Harbour Bridge ini merupakan jembatan lengkung terbesar di dunia sehingga tentunya tempat ini sangat menarik bagi wisatawan. Usia jembatan ini sendiri sekitar 81 tahun namun masih kokoh dan patut dikagumi keindahan dan kehebatan konstruksinya bahkan hingga saat ini.

Bila Anda memilih untuk berjalan kaki menyusuri sepanjang jembatan kira-kira Anda membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk berjalan menyeberangi jembatan sejauh 1,2 km ini. Namun ada pilihan lain dalam menikmati jembatan unik ini, yaitu dengan mengikuti Bridge Climb Tour yang akan mengaja Anda berjalan kaki melewati lengkungan jembatan dengan peralatan dan pengwasan professional tentunya, namun harganya cukup mahal sekitar 200-an Dollar dengan durasi sekitar 3 sampai 4 jam.

Selain jalan kaki dan Bridge Climb, ada juga alternatif lain untuk menikmati jembatan ini yaitu dengan naik ke Pylon Lookout yang berada di South-East Pylon. Pylon Lookout berada di salah satu dari empat menara yang berada di tiap ujung jembatan.

Di dalamnya terdapat sekitar 200 anak tangga untuk menuju puncak menara-jembatan yang pada 3 tingkat teratas dimanfaatkan sebagai ruang pameran mengenai sejarah pembangunan jembatan untuk menginformasikan pada pengunjung.

Di puncak Anda dapat melihat pemandangan sekitar Sydney Harbour dan Circular Quay. Untuk bisa menikmati pemandangan terbaik dari atas menara Anda harus membayar tiket sekitar 11 Dollar Australia.

Dari sebuah pelengkap sarana saja seperti jembatan sudah banyak aktivitas wisata yang bisa Anda lakukan. Jadi tak heran bila Sydney Harbour Bridge ini semakin kuat saja branding-nya sebagai objek wisata populer di Sydney yang membuatnya semakin tak pernah sepi pejalan kaki yang melintas, dimana pasti sebagian besar merupakan wisatawan.

Ayo kunjungi Sydney Harbour Bridge yang akan membuat Anda terpana akan pemandangan kota Sydney yang didominasi gedung dan dikelilingi Sungai-Laut. Selamat berkunjung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s