The Gap

Australia memang disebut sebagai negara barat modern sekaligus maju yang letaknya paling selatan di bumi. Walau letaknya terkesan terpelosok namun Australia berhasil menarik perhatian dunia sehingga patut diperhitungkan.

Publik dunia tentunya tak menganggap lagi sebelah mata negara yang populer dengan satwa kanggurunya ini karena sudah dibuktikan di mata internasional bahwa negara ini berhasil membuat negaranya mandiri dari segi ekonomi.

Selain itu, pembangunan yang terjadi di beberapa wilayah Australia memang selalu berjalan dan stabil bahkan mengarah ke peningkatan yang bisa juga dikatakan setara dengan beberapa daerah maju di Asia, Eropa ataupun Amerika.

Wilayah yang diutamakan untuk masalah pembangunan modern tentunya adalah daerah menjadi pusat kegiatan bisnis negara Australia karena akan menjadi simbol atau impresi utama publik internasional yang mengidentikan kota bisnis juga sebagai kota metropolitan.

Wilayah yang masuk kategori sebagai kota metropolitan karena menajdi pusat bisnis – ekonomi adalah Sydney dan juga Melbourne yang memang mengalami kemajuan paling pesat di bidang pembangunan. Fakta sebagai kota metropolitan juga menjadikan kedua kota ini sebagai kota percontohan bagi beberapa negara berkembang untuk membangun kota utamanya.

Selain itu Sydney dan Melbourne juga menjadi destinasi favorit bagi wisatawan luar negri. Dari kedua nama tersebut rasanya tak bisa dipungkiri memang nama Sydney lebih familiar sebagai kawasan wisata karena sudah melegenda dengan kemenarikan dari landmark unggulannya yakni Opera House.

Walaupun begitu selain Opera House, kini Sydney juga disukai wisatawan yang datang karena sisi modern kota Sydney yang juga turut menjadikan kota ini menjadi salah satu destinasi wajib bagi siapapun yang datang ke Australia. Posisi Sydney sebagai pionir ikon pariwisata modern di Australia memang tetap tak bisa ditinggalakan karena sudah sangat melegenda di pikiran wisatawan.

Selain sisi modernnya, keunikan kota ini juga terletak pada pemandangan kota yang dibelah oleh sungai Parramatta yang menuju laut di sekitar Sydney Harbour. Bagian kota Sydney yang dibelah oleh sungai itu juga kini menjadi pusat kehidupan modern baik dari segi bisnis ataupun tentunya pariwisata.

Di kawasan sekitar Sydney Harbour memang dikenal banyak sekali jadi pusatnya wisatawan mulai dari keberadaan Circular Quay sebagai salah satu port di tengah kota yang paling populer di Sydney dan juga beberapa titik kawasan tepi laut yang dihiasi pantai indah dengan daya tariknya masing-masing.

Terutama di ujung-ujung kota Sydney yang menjadi pembatas langsung dengan laut lah yang menyimpan pesona pinggir laut nan eksotis khas Pasifik yang sayang bila dilewatkan. Salah satu yang paling populer karena keindahannya adalah kawasan Watsons Bay.

Selain itu Watsons Bay juga populer karena latar belakang sejarah yang membayangi tempat ini sebagai tempat pertama kalinya bangsa Inggris yang nantinya akan menjadi pemerintah kota Sydney mendarat di Sydney.

Namun tetap saat ini perhatian utama Watsons Bay lebih terletak pada kawasan pinggir lautnya seperti pantai atau ada juga kawasan eksotis yang merupakan tebing karang indah. Tebing Karang tersebut juga menjadi favorit wisatawan karena menawarkan pemandangan menakjubkan yang bernama The Gap.

The Gap merupakan salah satu primadona paling eksotis dan indah di Watsons Bay. Untuk menuju Watsons Bay yang jaraknya sekitar 11 km dari pusat kota Sydney (CBD) lebih mudah dicapai dari jalur laut dengan menggunakan ferry atau bisa juga yang lebih cepat dengan water taxi menuju Watsons Bay.

Namun ada juga transportasi darat yang bisa Anda naiki seperti dengan naik kereta (city rail) yang menuju daerah di Eastern Suburbs dan turun di Edgecliff Train Station. Dari sana Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan bis menuju Watsons Bay. Anda juga bisa menaiki bus bila berada di sekitar Bondi Junction yang langsung menuju Watsons Bay.

The Gap terletak di selatan dari Watsons Bay dan menghadap ke laut yang berbeda dengan Camp Cove Beach (berseberangan). Dari pelabuhan tentu mudah menemukan petunjuk bagaimana cara sampai ke The Gap.

Biasanya wisatawan dari camp Cove Beach akan menyusuri bukit dengan menaiki tangga-tangga kecil dan menyusuri jalan yang hingga tampak tebing curam nan indah di tepian laut Tasman yaitu The Gap yang dimaksud.

Dulu memang wisatawan hanya bisa menikmati the Gap dari jauh saja, namun sekarang area di sekitar The Gap juga sudah dipenuhi oleh pemukiman-pemukiman ataupun ada juga yang hotel dan membuka akses untuk pengunjung.

Sayang seringkali kesempatan berada dekat di tepian The Gap ini suka disalahartikan oleh sebagian orang yang konon menjadikan the gap sebagai tempat bunuh diri mereka loncat ke laut yang bawahnya dipenuhi karang dan hantaman ombak keras.

Walaupun begitu sebenarnya berita ini tetap tak mengurangi minat wisatawan untuk mengunjungi tebing yang di atasnya ditumbuhi semacam semak-semak yang memiliki dasar kombinasi batuan – tanah pasir.

Wisatawan biasanya datang ke sini memang hanya sekedar ingin menikmati The Gap yang sebenarnya lebih indah dilihat dari jauh selain karena cukup panjangnya walking trail. Spot foto favorit bagi wisatawan bahkan adalah di seberang dari The Gap yang bisa menampilkan kegagahan The Gap dari seberang.

The Gap adalah bukti bahwa keindahan alam yang alami mengalahkan segala keindahan yang manusia buat. Kegagahan berpadu kecantikan adalah kata yang tepat dilukiskan pda The Gap ini.

Sebagai wisata unik di Watsons Bay selain pantai tentunya The Gap akan selalu menarik perhatian wisatawan yang datang ke Watsons Bay. Selamat berjalan-jalan menuju The Gap. Dan jangan lupa untuk selalu berhati-hati.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s